Makasih Udah Berkunjung. Jadilah AKTOR-AsalKamuTahuaja visiTOR sejati - Jika dalam artikel tidak ada tulisan, itu artinya bukan hilang, tapi tulisannya putih karena pergantian template - Blog ini Alhamdulillah udah mempunyai Page Rank 2 - Link Sahabat telah diupdate teman-teman

Minggu, 11 Juli 2010

Semut dari Mars?

Semut spesies baru yang ditemukan di hutan Amazon ini hidup di bawah tanah dan buta selama hidupnya. Para ilmuwan yang menemukannya yakin semut tersebut masih keturunan langsung semut purba yang pertama kali menghuni Bumi.

Seorang mahasiswa program studi biologi evolusi Universitas Texas, AS, Christian Rabeling, menemukannya pertama kali di hutan hujan Empresa Brasileira de Pasquisa Agropecuaria di Manaus, Brasil, tahun 2003. Ia adalah satu-satunya koloni semut yang hidup di bekas pohon yang membusuk di dalam tanah.




Maka, pantas kalau penemunya memberi nama Martialis heureka yang artinya semut dari Mars saking unik dan anehnya. Semut tersebut tak lagi menggunakan indera penglihatan dan tak membutuhkan pigmen atau pewarna tubuh karena telah beradaptasi dengan lingkungan yang gelap gulita. Sebagai gantinya, ia memiliki tubuh memanjang dan capit yang panjang yang diduga untuk meraba dan menangkap mangsa.



Martialis heureka tidak hanya tercatat sebagai spesies baru, tapi juga membentuk kelompok genus tersendiri, bahkan subfamili baru. Subfamili terakhir ditemukan tahun 1967. Saat ini semut terbagi dalam 21 subfamili.

Sampel DNA yang diambil dari kakinya menunjukkan bahwa semut dari Mars menempati pangkal pohon evolusi semut. Dari sifat genetikanya, semut diperkirakan mulai muncul sejak 120 juta tahun lalu dari nenek moyang yang sama dengan tawon. Para ilmuwan meyakini semut segera tersebar ke dalam habitat yang berbeda-beda, di tanah, dedaunan, dan sebagainya.

"Penemuan ini mendukung pendapat bahwa semut predator yang buta dan hidup di dalam tanah muncul di awal evolusi," ujar Rabeling. Meski demikian, hal tersebut bukan berarti nenek moyang semut buta dan hidup di tanah. Namun, saat mulai berevolusi, semut telah beradaptasi dengan lingkungan tanah hutan tropis.

Rabeling mengatakan, Martialis heureka memberi petunjuk bahwa rahasia evolusi semut mungkin masih tersembunyi di balik hutan hujan tropis. Penemuan yang dilaporkan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences ini juga memberikan informasi baru untuk mempelajari lebih mendalam keragaman hayati serangga, khususnya semut.

Sumber : apakabardunia.com

0 comment:

Related Posts with Thumbnails

Menulis yuuuuuks ..

Hai para aktor (asalkamutahuaja visitor) di seluruh dunia..
atas permintaan dari beberapa pengunjung dan pembaca setia blog ini, kali ini ASALKAMUTAHUAJA menyediakan sarana bagi para pembaca untuk menulis di sini.

caranya gampang..

1. Melalui email
- kirim artikel anda ke email
harryap11s@yahoo.com


2. Melalui FaceBook
- kirim artikel anda ke grup asalkamutahuaja.blogspot.com
-atau kirim ke FB : HARRY ANDIGA
- bisa dikirim lewat wall grup/
- di forum diskusi : " Letakkan Artikel Anda Disini ''


Syarat Artikel :
1. Artikel harus menarik untuk dibaca.
2. Topik artikel terserah anda. (ex : pengalaman, ilmu pengetahuan, cerita, opini, dll)
3. Jangan Lupa mencatumkan nama penulis.
4. Tambahkan Fotomu

AYO !
Kirim Artikelmu Sekarang Juga.
Jutaan Orang bakal Melihat Tulisanmu

wassalam.


admin


hubungi : 08997601236

Komentar para AKTOR